Cara Menggunakan Kedok/Topeng Las Otomatis (auto dark), Pedoman Keselamatan Kerja -->
Cari Berita

Advertisement

Cara Menggunakan Kedok/Topeng Las Otomatis (auto dark), Pedoman Keselamatan Kerja

Saturday, April 25, 2020


Cara Menggunakan Kedok/Topeng Las Otomatis (auto dark), Pedoman Keselamatan Kerja-- Jika diamati, di sekitar kita seringkali melihat para tukang las yang saat pengerjaan proyeknya hanya menggunakan pelindung alakadarnya. Mereka hanya menggunakan kaca mata hitam tidak standar, tidak menggunakan sarung tangan, sepatu las, ataupun apron. 

Bahkan kita sering menjumpai mereka pekerja las yang sama sekali tidak menggunakan pelindung. Ini jelas salah, karena mengabaikan keselamatan kerjanya. Dalam waktu dekat, mungkin saja efeknya tidak terasa. Namun biasanya efeknya akan terasa manakala setelah penggunaan jangka panjang.

Salah satu prosedur penggunaan safety pelindung diri saat melakukan pengelasan adalah penggunaan topeng las, atau kedok las. 

Topeng las ini sangat penting mengingat alat ini akan melindungi diri kita pada bagian wajah, seperti mata, kulit wajah, hidung, dan paru-paru. Seperti yang kita ketahui bahwa beberapa efek dari pengelasan yang paling harus kita lindungi adalah efek dari percikan las, cahaya dari las, dan asap dari las. 

Marilah kita bahas satu per satu berikut ini.

Bahaya percikan las


Saat melakukan proses pengelasan akan terjadi percikan api. Volume percikan api tersebut seringkali bervariasi, ada kalanya tidak terasa meskipun terkena kulit kita, namun ada kalanya terasa sakit. Itu semua tergantung dari bahan dan setingan mesin las saat kita melakukan pengelasan. 

Percikan api kecil mungkin saja tidak begitu berbahaya, namun apabila percikan api yang cukup besar terkena mata kita. Itu tentu sangat membahayakan. Selain dirasa pedih, tentu yang paling berbahaya adalah berefek kerusakan mata. 

Bahaya cahaya sinar dari las


Sinar las memiliki kekuatan sinar yang lebih dari kekuatan sinar lampu LED maupun Blits. Bahkan keterangannya bisa menyamai matahari pada posisi siang. Sinar yang ditimbulkan pada las tentunya membahayakan kesehatan mata itu sendiri. 

Biasanya ini akan dialami bagi mereka yang tidak menggunakan alat pelindung diri muka, atau karena belum terbiasa mata kita menerima sinar dari las. Orot mata biasanya akan shok sehingga beberapa saat setelah pengelasan, atau bangun pada saat tidur akan merasakan sakit yang luar biasa pada mata. Jika mengalami hal tersebut maka ada baiknya melakukan pengompresan pada mata. 

Setelah pengompresan biasanya rasa sakit akan sembuh sendiri. Namun apabila bertambah parah, disarankan segera menghubungi dokter. Tidak disarankan minum obat pereda sakit yang dijual bebas.

Bahaya asap las


Asap las merupakan bagian yang paling banyak dirasakan oleh pekerja las. Asap dari las ini dirasakan perih yang luar biasa apabila mengenai mata. Efek asap las biasanya juga akan dialami saat setelah bangun dari tidur. 

Asap hasil dari pengelasan bisa berupa aluminium, berelium, cadimium oksida, dan lain-lain. Bahkan jika terhirup, maka akan menimbulkan penyakit seperti Parkinson.

Maka dari itu, selalu pergunakan alat pelindung diri seperti topeng las/kedok las. Penggunaan kaca mata memang akan mengurangi efek, namun akan lebih baik jika menggunakan alat yang lebih safety seperi kedok las. Memang harganya agak mahal, tetapi keselamatan jauh lebih mahal dari segalanya.

Berikut merupakan fitur dan cara menggunakan kedok las otomatis melalui video berikut.