Inilah Perbedaan Singkatan dan Akronim yang Wajib Anda ketahui
Cari Berita

Advertisement

Inilah Perbedaan Singkatan dan Akronim yang Wajib Anda ketahui

Wednesday, October 23, 2019

perbedaaan singkatan dan akronim
Ilustrasi menganalisis singkatan dan akronim
(sumber:https://www.pexels.com/photo/person-writing-on-book-lying-down-on-the-ground-2920376/)

Dalam dunia tulis-menulis seringkali kita keliru membedakan mana itu singkatan dan akronim. Perbedaan tersebut sangat penting terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yang menuntut kebenaran berdasarkan hukum tata bahasa.

Bagi seorang guru bahasa Indonesia, menerangkan perbedaan singkatan dan akronim itu mutlak harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab, satu kesalahan bisa menyebabkan salah pengetahuan sepanjang hayat bagi peserta didik.

Sebenarnya Apa sih Singkatan itu?


Singkatan adalah bentuk bahasa yang dipendekkan dari kata atau kelompok kata yang terdiri atas satu huruf atau lebih. Dalam bahasa Indonesia terdapat berbagai bentuk singkatan bisa terdiri dari gabungan huruf atau gabungan huruf dan angka.

Nah di lapangan seringkali kita jumpai berbagai bentuk singkatan terutama dari nama lembaga, harga, atau kata-kata umum dalam bahasa Indonesia.

Persoalan singkatan yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah singkatan tersebut menggunakan titik atau tidak ?

1. Singkatan yang tidak menggunakan tanda titik


Jika ada nama suatu lembaga resmi pemerintahan; atau ketatanegaraan; atau badan organisasi; dokumen resmi; maka penulisannya tidak menggunakan tanda titik

Contohnya
  • BUMN
  • BPKP
  • DPR
  • PGRI


2. Singkatan yang menggunakan huruf dan angka


Selain itu terdapat juga singkatan yang memadukan antara huruf dan angka. Singkatan ini pun sama sekali tidak menggunakan tanda titik.

Contoh
  • P4 (Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila)
  • P3AD (pusat pendidikan Perwira Angkatan Darat)


3. Singkatan yang menggunakan tanda titik


Selain singkatan yang tidak menggunakan titik, ada beberapa singkatan yang harus menggunakan titik. Namun, penggunaan tanda titik atau letak tanda titik ini yang perlu kita pahami. Sebab ada penggunaan tanda titik di tengah ataupun di belakang. Berikut penjelasannya.

Singkatan yang berupa gelar akademik dan yang berupa nama orang, haruslah diikuti tanda titik


Contoh
  • R. A. Kartini (Raden Ajeng Kartini)
  • Dr. Ir. Ahmad (Doktor Insinyur Ahmad)
  • Firman, S.Pd. (Firman sarjana pendidikan)


Singkatan yang terdiri atas 2 huruf, masing-masing diikuti oleh tanda titik


Singkatan ini biasanya muncul dalam ranah penulisan.

Contoh
  • a.n. (atas nama)
  • d.a. (dengan alamat)

Singkatan yang terdiri atas tiga huruf maka penulisannya hanya diikuti satu tanda titik di akhir


Contoh
  • Hal. (halaman)
  • dll.(dan lain-lain)
  • Yth. (yang terhormat)

Untuk singkatan ukuran seperti panjang, berat, luas, atau ukuran isi maka penulisan singkatannya tidak menggunakan titik.
Contoh
  • 10 km
  • 50 meter
  • 10 ml
  • 10 mm

Kenali Penggunaan Akronim Berikut Ini


Akronim merupakan dari deret kata yang berbentuk gabungan huruf, suku kata, gabungan huruf dan suku kata. Singkatan akronim apabila dibaca akan membentuk sebuah kata yang enak untuk diucapkan.

Penulisan akronim atau penyingkatan dalam akronim dapat diambil dari awal kata, tengah kata, atau akhir kata. Akronim itu sendiri dibedakan menjadi akronim nama diri dan akronim bukan nama diri.

Contoh akronim nama diri

  • Dephankam (Departemen Pertahanan keamanan) 
  • Depkes (Departemen Kesehatan)
  • Puskesmas (pusat kesehatan masyarakat)


Contoh akronim yang bukan nama diri
  • Pemilu (pemilihan umum)
  • AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan)
  • Pelita (pembangunan lima tahun)

Itulah beberapa perbedaan antara singkatan dan akronim. Singkatan biasanya berupa pengambilan 1 huruf dari kata depannya, sementara akronim pengambilan singkatannya bisa dari 1 kata ataupun suku kata dari sebuah huruf sehingga membentuk satu singkatan yang enak untuk dibaca.

Beberapa yang sering keliru membedakan singkatan dan Akronim 


SIM merupakan Akronim, karena dibacanya langsung "sim", bukan "es',"i", "em"
ABRI merupakan Akronim, karena dibaca langsung "abri", bukan "a", "be", "er", "i"

Pahami dan cermati setiap singkatan dan akronim yang ada di masyaakat dengan pedoman tersebut. Dengan begitu kita akan faham secara aturan dan dapat membedakan mana itu akronim, mana itu singkatan.

Semoga bermanfaat.