Cara Menyambung Dinding Bata Baru dengan yang Lama: Renovasi Rumah Sendiri

Hallo BIbisnis…
Sudah lama nih tidak update status karena kesibukan renovasi rumah bagian belakang. Salah satu bagian yang menarik dan penting untuk dipahami adalah bagaimana caranya menyambungkan dinding bata yang baru dengan yang lama. Maka sekalian saja pengalaman ini saya tulis melalui blog ini, dengan harapan bisa memberikan gambaran bagi agan yang akan melakukan renovasi rumah sendiri dengan benar.  

Renovasi rumah memang tidak bisa sembarangan. Perlu kecermatan dan pengetahuan agar apa yang kita lakukan bukan suatu yang sia-sia. Maksudnya, jika kita mempertimbangakan dengan benar, maka apa yang kita lakukan akan menjadi hal yang memuaskan. Mengapa? Karena hasilnya misalnya bagus, kuat, dan dapat menopang keinginan di masa datang. Sebab siapa tahu, kelak anda ingin mengembangkan lagi bangunannya, misalnya ditingkatkan menjadi 2 lantai dan sebagainya.

Kesalahan yang sering kita lakukan adalah tergesa-gesa mengambil keputusan dengan asal menyambung dinding bata yang baru dengan yang lama. Akibatnya, dinding rumah anda tidak kuat, mudah pecah-pecah. Sedikit saja ada getaran gempa, maka sambungan tersebut membentuk retakan bahkan bisa saja belah.

Untuk itu yang perlu kita lakukan adalah sebagai berikut.

Pertama, apabila anda telah membuat pondasi batu atau cakar ayam, ketahui dimana posisi sloof dan kolom yang lama. Apa itu sloof dan kolom? Sloof adalah rangka besi yang dicor dengan posisi horizontal, sementara kolom adalah rangka besi yang dicor dengan posisi vertical. Keduanya berfungsi sebagai pengikat dan penahan beban dari bangunan yang anda bangun.

Ini penting sebab dengan megetahui posisi sloof dan kolom berarti satu masalah dapat terselesaikan. Sebab kedua besi tersebut berguna untuk mengaitkan besi sloof / kolom yang lama dengan yang baru.
Mengapa harus dikaitkan? Sebab dengan Sloof/kolom yang saling berkaitan menjadikan bangunan yang lama dengan yang baru akan menyatu sebagai sebuah kesatuan yang utuh. Sehingga apabila terjadi goncangan gempa, bangunan akan menjadi lebih kuat. Untuk itu yang harus anda lakukan adalah melakukan pembobokan dinding bata yang lama guna mencari posisi sloof atau kolom, kemudian ikat dengan sloof yang baru.

Membobok dinding bata yang lama dengan memasukan sloof

Kedua, lakukan pembobokan dinding bata lama. Penting, jangan sekali-kali anda langsung menempel bata tanpa membobok bata yang lama. Sebab sambungan bata tidak akan kuat.
Untuk itu lakukan juga pembobokan dinding bata lama. Walaupun pekerjaan pembobokan akan memakan waktu dan kesabaran anda, tetapi langkah itu jauh lebih baik daripada asal memasang bata yang baru.

Bagaimana cara membobok dinding agar mudah? Yang perlu anda persiapkan adalah alat-alat berupa tatah besi, palu, sarung tangan, dan jangan lupa pelindung mata, bisa berupa kaca mata atau kain transfaran agar anda tetap bisa melihat. 

Alat-alat itu merupakan alat yang harus anda miliki dan anda pakai. Kacamata misalnya itu sangat penting sebab bekas bobokan atau brangkal dari bobokan dinding, seringkali mengenai mata dan itu sangat berbahaya. Atau sarung tangan, sebab, saat membobok seringkali pukulan palu pada pahat terpeleset dan kena tangan. Akibatnya terjadi hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, lengkapi peralatan tersebut agar proses pembobokan berjalan tanpa ada insiden.

Area pembobokan seperlunya saja. Intinya agar bagian yang baru bisa menempel dengan bagian yang lama. 

Setelah melakukan pembobokan baik sloof, atau dinding bata yang lama selanjutnya adalah lakukan pengecoran sloof tersebut. 

Sementara itu untuk dinding bata yang baru diusahakan adukan semennya mengenai dinding bata yang lama sebagai perekat bangunan. Degan begitu, selain batu bata yang baru akan menjadi kuat, juga permukaan dinding bata baru akan mengikuti dinding yang lama sehingga tidak terjadi penonjolan atau perbedaan dinding. Dinding akan menjadi rapi, dan saat dicat pun akan terlihat lebih rapi.

Itulah sobat bagaimana cara menyembungkan dinding bata yang lama dengan yang baru saat renovasi rumah anda. Semoga renovasi rumah anda lancar dan rumah impian anda akan segera terwujud dengan lebih baik, kokoh dan tahan lama. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment