Menikmati Relaksasi di Taman Ujungberung Bandung

Alun-alun Ujungberung Bandung
Alun-alun Taman Ujungberung Bandung

Menikmati Relaksasi di Taman Ujungberung Bandung -- Marilah kita sejenak melupakan Bandung sebagai kota bisnis, kuliner, dan sejuta karir. Saatnya menikmati indahnya wisata kota Bandung untuk merasakan kedamaian di tengah jantung kota. Ya, relaksasi di Taman Unjungberung Bandung. 

Taman Ujungberung Bandung diapit oleh dua magnet kebanggaan warganya yaitu, Mesjid Raya Ujungberung dan Pasar Tradisional Ujungberung. Letaknya yang tepat di antara jalur kota yang menghubungkan terminal Cicaheum dan bunderan Cibiru, menjadikan daerah tersebut selalu ramai dengan berbagai aktivitas warga asli dan para pendatang untuk sekadar mengais rejeki. Sementara pusat pemerintahannya sendiri, terletak di sebelah utara yang hanya dipisahkan oleh jalan desa yang mengarah ke daerah Cigending hingga ke bebukitan. 

Alun-alun Ujungberung Berdekatan dengan jalan utama kota

Alun-alun Ujungberung sebenarnya telah dibangun jauh dari tahun sebelumnya. Hanya saja, keberadaannya tidak terawat dengan baik. Fungsinya pun tidak begitu jelas, sehingga saat itu keberadaan alun-alun tersebut tidak familiar bagi warganya. Pada siang hari alun-alun tampak sepi aktivitas, hanya pada saat sore dan malam saja tampak beberapa pedagang kaki lima yang mengisi bagian pinggir yang menghadap mesjid raya. Selebihnya alun-alun hanya diisi oleh parkir liar.

Namun kini, setelah dilakukan renovasi oleh pemerintah kota Bandung, pesona alun-alun Ujungberung mulai di rasakan oleh warga sekitarnya. Alun-alun Ujungberung kini “disulap” menjadi sebuah taman modern yang penuh pesona, kenyamanan, keasrian dan yang paling utama adalah kebersihannya.

Taman Ujungberung didesain dengan beraneka ragam fungsi seperti penghijauan, rekreasi, taman bermain anak, kegiatan olahraga dan tentunya fungsi kenegaraan seperti untuk kegiatan upacara bendera.

Hasilnya, hampir setiap saat, kini warga sering berbondong-bondong untuk menikmati fasilitas taman tersebut. Tentunya kalangan yang paling mendominasi adalah para kaula muda. Tetapi banyak juga yang sering terlihat di sana seperti seperti anak sekolah, anak-anak, dan orang tua.

Jika kita teliti, alun-alun Ujungberung sebenarnya terdapat desain yang unik yang mungkin tidak ada di daerah lain selain Bandung. Kontur alun-alun tidak dibuat plat tetapi seperti leveling. Level paling dasar adalah pusat alun-alun, sementara leveling atas berupa tempat yang bisa dijadikan arena pertunjukan. Di bagian inilah ikon alun-alun Ujungberung berdiri dengan megahnya. 

Ikon Alun-alun Ujungberung, kebangga warga Bandung

Dari gaya arsiteknya, sekilas pun kita bisa melihat bahwa antara alun-alun Ujungberung memiliki kedekatan dengan desain alun-alun kota Bandung, jalan Braga, dan Asia Afrika yang terlebih dahulu sukses menjadi pusat wisata kota, yakni di setiap sisinya terdapat bulatan batu. 

Untuk menguatkan kesan taman, sebelum menuju lapangan utama kita bisa mendapati beberapa kolam dan pas bunga dengan desain secara modern. Secara sifat, kolam tentunya tidak hanya berfungsi sebagai pajangan saja, tetapi akan memberikan aroma sejuk, untuk itulah di bagian tengahnya ada aliran air mancur. Gemercik air akan membawa kita pada suasana alami, membuat anda akan betah berlama-lama di sana. 
kolam ikan taman Ujungberung Bandung
Kolam ikan
Taman Hijau Ujungberung Bandung
Taman Hijau Alu-alun Ujungberung

Untuk pas bunga misalnya, dibuat seperti undakan dimana bagian sisinya di bentuk corak persegi yang bisa dijadikan tempat duduk. Sementara bagian tengahnya tumbuh berbagai macam bunga yang indah. Selain itu untuk memudahkan pengunjung, disediakan pula tempat-tempat untuk duduk santai yang terbuat dari tembok. Tempat inilah yang sering dijadikan warga untuk bersantai, ngobrol, membaca buku, bermain music dan lain-lain.

Di antara taman dan  pusat alun-alun dipisahkan oleh dereran bola batu dan tiang-tiang bendera. Jumlah tiang tiang-tiang tersebut cukup banyak, jika diperhatikan sekilas pun imajinasi anda akan diingatkan pada sebuah tempat pertemuan antar negara Asia dan Afrika, ya seperti di gedung Asia Afrika.

Jangan ditanya ramainya tempat utama alun-alun, sebab di tempat inilah warga bisa menikmati alun-alun dengan berbagai aktivitas. Jika pada pagi hari anda akan melihat warga yang menikmatinya dengan cara berolahraga seperti lari pagi, terapis, dan aneka permainan anak-anak seperti jejangkung-an, layang-layang mini, dan lain-lain. Suasana tersebut akan bertambah ramai terutama menjelang malam, apalagi jika menjelang malam Minggu. Keriuhan suasana akan sangat terasa. 

Keindahan alun-alun Ujung berung menjadikan sebagian orang mengabadikannya dengan melakukan selfie. Bagi anda yang punya hobi fotografi dan ingin mencari  angel, anda bisa menempati bagian-bagian leveling yang lebih tinggi. Bahkan anda bisa menggunakan dua gazibu yang terdapat di sisi barat alun-alun. 
Gazibu Taman Ujungberung Bandung
Gazibu Alun-alun Ujungberung di bagian Barat

Dua Gazibu tersebut berbahan dasar kayu memberi kesan perpaduan antara gaya desain modern dan tradisional. Fungsi utamanya yaitu digunakan untuk bercengrama, dan menikmati makanan sambil melihat aktifitas warga yang berada di pusat alun-alun. Dua gazibu tersebut dibuat dengan ketinggian tertentu, dimana bagian depannya dibentuk tangga untuk memudahkan warga yang ingin menaiki tempat tersebut. Sementara bagian bawahnya dipergunakan untuk sanitasi dan kebersihan.

Jangan ditanya soal keamanan, bagi anda yang membawa kendaraan telah disediakan tempat parkir yaitu di bagian barat yang berhadapan dengan mesjid raya. Hanya saja, bagian parkir ini memang tidak terlalu luas dan tak bisa diakses oleh bis. Parkir hanya diperuntukan untuk mobil kecil dan kendaraan motor saja. Untuk menjaga suasana tetap kondusif, di setiap titik biasanya di sediakan tempat pembuangan sampah. Beberapa petugas pun tampak lalu lalang seperti petugas kebersihan dan polisi pamong. Hal ini bertujuan agar suasan taman, aman dan tidak diusik oleh para pedagang kaki lima yang tidak tertib.
Arena bermain Taman Ujungberung Bandung
Arena bermain anak-anak di alun-alun Ujungberung

Namun jika anda ingin berbelanja, jangan khawatir sebab di sebelah timur sebelum pasar tradisional merupakan kawasan yang memang difungsikan untuk pusat perbelanjaan cindera mata. Letaknya tepat di bawah leveling atas dimana terdapat ikon alun-alun. 

Ada banyak barang yang dijual disana seperti aksesoris, pakaian, tas, baju   dan sebagainya. Tempat ini memanjang hingga ke bagian utara, membentuk terowongan. Di tempat inilah anda bisa mencari barang-barang kesukaan anda.

Tempat aksesoris Taman Ujungberung Bandung
Tempat penjualan aksesoris di Taman Ujungberung

Itulah kawasan alun-alun Ujungberung kebanggan warga Ujungberung. Jika anda sedang berada di kawasan Bandung atau sedang weekend menikmati suasana libur panjang, jangan lupa untuk menyempatkan diri berkunjung ke sana (pastinya tak rugi deh…). Dan yang pasti untuk memasuki kawasan tersebut tidak dipungut biaya, alias gratis. 

Bagaimana cara memasuki kawasan tersebut? Ada dua akses bagi warga luar kota, yang bisa anda tempuh jika ingin pergi ke daerah tesebut. Bagi warga yang berada di kawasan Sumedang, Garut, Tasikmalaya bisa melewati akses Cilenyi melewati kawasan bunderan Cibiru, lurus memasuki jalan bypass dan belok kiri diperempatan Gedebage menuju jalan Rumah Sakit. Sementara bagi warga Jakarta bisa melalui akses tol terdekat yakni tol Buahbatu menuju ke arah jalan bypass dengan melewati terusan Buahbatu ke arah kanan. Kemudian lurus perempatan jalan Kiaracondong hingga bertempu perempatan Gedebade, belok kiri melewati jalan Rumah Sakit. Kira-kira setengah kilo, d ari sanalah anda akan langsung menuju lokasi.

Oke, saatnya menikmati liburan panjang anda. Selamat datang di Alun-alun Ujungberung, dan selamat menikmati…..


No comments:

Post a Comment