Kenali, Tanda-tanda Kamu Akan Dipecat Perusahaan

tanda-tanda Perusahaan akan Memecat karyawan
Tanda-tanda perusahaan Akan Memecat Anda

Bibisnis.com: Kenali, tanda-tanda kamu Akan Dipecat Perusahaan -- Bagi sebagian orang, pada umumnya menjadi seorang karyawan adalah cita-cita yang diidam-idamkan. Apalagi jika diterima di sebuah perusahaan atau instansi yang beken, tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Selain akan mendapatkan gaji yang selangit, juga menjadi gengsi tersendiri apalagi jika bisa menempati posisi penting seperti kepala cabang, manager, HRD, Direktur dan lain-lain. Selain akan dihormati oleh bawahan, tentunya anda akan menikmati berbagai fasilitas yang diberikan oleh perusahaan.

Namun apa jadinya, Jika anda adalah seorang karyawan di suatu perusahaan bonafit, tetapi merasakan hal-hal di luar batas kewajaran. Jangan-jangan anda sedang dalam “pantauan” perusahaan? Atau anda saat ini sebagai daftar orang yang akan dikeluarkan atau dipecat oleh perusahaan.

Tentunya hal ini, akan terasa membingunkan kan? Di satu sisi kita tetap membutuhkan pekerjaan, namun di sisi yang lain, bayang-bayang pemecatan terus menghantui anda. Daripada anda HHC (Harap-Harap Cemas) mendingan kita kenali tanda-tanda apakah kamu akan dipecat oleh perusahaanmu atau anda justru sedang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, jikalau benar-benar dipecat, anda telah siap baik secara mental maupun secara materi, karena misalnya anda telah mempersiapkan opsi lain.

Berikut tanda-tanda perusahaan yang akan melakukan pemecatan terhadap karyawannya.

1. Pengurangan Porsi Pekerjaan

Di sebuah perusahaan, bersyukurlah jika anda disuruh ini dan itu. Artinya anda benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan. Namun anda harus berhati-hati jika suatu waktu biasanya anda sibuk dengan mengerjakan berbagai hal, namun tiba-tiba anda tidak diberikan job oleh si bos. Secara emosional anda tentu akan merasakan secara detailnya perubahan tersebut. Pengurangan porsi pekerjaan bisa menjadi ciri-ciri bahwa si bos akan memasukkan anda ke dalam daftar orang yang akan “ditendang” dari perusahaan tersebut.

Maka selama anda menjadi karyawan, janganlah mengeluh akan banyaknya suatu pekerjaan. Syukurilah apa yang telah diamanatkan kepada anda karena itu merupakan bukti kasih sayang perusahaan kepada anda bahwa anda adalah orang terbaik yang memang dibutuhkan oleh perusahaan.

2. Perekrutan Karyawan dengan Keahlian yang Sama

Anda jangan senang dengan dibukanya lowongan pekerjaan di perusahaan anda. Apalagi yang dibuka adalah bidang yang sama dengan keahlian anda. Perekrutan karyawan dengan keahlian yang sama bisa mengindikasikan bahwa perusahaan tidak puas dengan kinerja anda, sehingga diperlukan perombakan, ya dengan cara memecat anda.

Namun anda bisa mencermati tingkah perusahaan tersebut dengan mengenali gejalanya. Misalnya perusahaan anda memang sedang dalan onfire atau sedang naik daun dan mengalami kemajuan luar biasa, maka penambahan karyawan bisa diartikan sebagai sebuah pengembangan perusahaan. Artinya anda tidak akan dipecat. Namun bila berusahaan anda sedang terpuruk tetapi tetap membuka lowongan pekerjaan, berarti posisi anda benar-benar berada di “ujung tanduk”. 

3. Melakukan Kesalahan, Tidak Ada Teguran

Biasanya anda selalu muak dengan tingkah si bos yang cerewet. Anda melakukan kesalahan sedikit saja, si Bos marahnya bukan kepalang. Anda bisa seharian disuruh ini dan itu dengan omelan yang tidak ada habisnya.  Tapi tahukah anda, tindakan tersebut sebetulnya adalah hal yang wajar, karena memang dimanapun itu, pemilik perusahaan tidak akan membiarkan terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerugian. 

Hal tersebut justru harus menjadi kecemasan jika anda melakukan kesalahan tetapi si bos tidak melakukan teguran sama sekali. Ini membuktikan bahwa perusahaan sudah tidak peduli dengan apapun yang anda lakukan, toh sebentar lagi memang anda akan dipecat.

Maka jika anda sebagai seorang karyawan jadikan bahwa omelan si bos adalah sebagai nasehat dan tolak ukur kinerja anda sendiri, dalam artian anda perlu meng-upgrade sumberdaya agar kesalahan dapat anda hindari.   

4. Atasan Sudah Tak Peduli

Ciri yang terakhir adalah anda dianggap “ada dan tiada”. Anda saat ini sebagai karyawan tetapi keberadaannya dianggap tidak ada. Artinya anda sama sekali sudah tidak dianggap dan dibutuhkan oleh perusahaan. Sebesar apapun yang anda lakukan untuk perusahaan, nilainya sama dengan nol. Dan kesalahan apapun yang anda perbuat, tetap sama tidak diperhitungkan. 

Jika sudah demikian, berarti waktu “penendangan” tidak akan lama lagi. Sebaiknya persiapkan diri anda secara mental dan fisik anda. Anda bisa dengan segera mencari pekerjaan lain sampai waktu itu benar-benar terjadi pada diri anda.

Itulah tanda-tanda kamu Akan Dipecat Perusahaan atau tidak. Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, maka anda sebagai karyawan sebaiknya selalu bersyukur dengan apa yang telah diberitugaskan oleh perusahaan. 

Tidak perlu mengeluh dengan tugas yang berat, tetapi tetap menjadi manusia yang bermanfaat. Karena hasil dari kerja keras anda tentunya sangat dinanti-nanti oleh istri dan anak-anak anda di rumah. Jadikan segalan sesuatunya dengan sebaik-baiknya sehingga apapun yang anda kerjakan akan terasa mudah, sehingga anda tetap menjadi manusia yang berkualitas, yang selalu dianggap sebagai keluarga oleh perusahaan anda. Selamat bekerja…. 

No comments:

Post a Comment