Cara Menggali Pondasi Rumah Agar Cepat: Cangkul VS Garpu

Cara Menggali Pondasi Rumah Agar Cepat: Cangkul VS Garpu
Menggali Menggunakan Garpu

Bibisnis.com-- Oke sobat, hari kemarin tuntas sudah menggali pondasi rumahku yang bagian belakang. Memang, sebagaimana perumahan subsidi pada umumnya, setiap rumah yang dibangun belum diselesaikan begitu saja oleh pengembang terutama bagian belakang rumah, bisa dibayangkan dapur belum ada, lha kalau dapur belum ada bagaimana istriku memasak? Masa memasak di ruang tamu. Meskipun telah akad dan diberi kunci sebagai rumah baru, sebetulnya rumah kita tersebut hakikatnya rumah setengah jadi atau belum dikatakan layak untuk dihuni. Akhirnya saya memberanikan diri untuk menutup bagian belakang. Berhubung saya tidak punya biaya yang besar, ditambah dulu waktu masih kecil saya sering disuruh cangkul oleh almarhum kakek, jadi saya putuskan untuk melakukan sendiri membuat pondasi rumah dengan cara menggali sendiri. Tulisan ini murni hasil dari pengalaman, mungkin kedepannya saya akan menulis tentang cara menggali rumah sederhana, menggali pagar, menggali pondasi cakar ayam, menggali pondasi batu kali, cara menggali septic tank, atau cara menggali sumur. Pokoknya tentang cara penggalian yang berurusan dengan rumah agar efektif, cepat, aman dan tentunya dengan biaya yang murah.

Kembali ke permasalahan. Agak aneh memang, kebanyakan para tukang membuat pondasi dengan menggunakan cangkul, berbeda dengan teori yang diberikan oleh kakek saya. Kakek saya dahulu selalu menganjurkan untuk melakukannya dengan menggunakan garpu. Beliau selalu menggunakannya terutama pada tanah yang kondisinya keras, berumput ataupun lengket. Maka saya pun akan menggali dengan menggunakan garpu seperti yang selalu saya lakukan dengan kakek. Saya pun berusaha mencari garpu keliling toko bangunan, memang sedikit susah mencari penjual garpu di pekotaan, maklum alat ini mungkin jarang digunakan. Kebanyakan toko bangunan menjual garpu yang jenis cangkul, berfungsi untuk membersihkan selokan air. Tetapi garpu yang saya maksud adalah jenis garpu untuk mencungkil yang bentuknya mirip garpu untuk makan bakso tetapi ukurannya tentu lebih besar seukura dengan cangkul. Setelah keliling akhirnya garpu yang saya cari ketemu di toko bangunan terlengkap di kota kami. Meskipun saya telah membeli garpu tetapi cangkul pun saya punya. Jadi untuk membuat pondasi saya telah menyediakan dua alat utama yaitu cangkul dan garpu. Rencananya garpu untuk mencungkil sekaligus mengambil tanah, dan sisa-sisa tanah tersebut diambil dengan menggunakan cangkul.

Oke, saatnya menggali pondasi. Membuat pondasi memang keliahatannya sederhana, namun jika kurang hati-hati hasilnya pasti akan jelek. Maka saya menganjurkan sebelum mencangkul persiapkan alat-alat berikut supaya hasilnya maksimal, cepat dan rapi seperti benang kasur, paku, palu, patok dari kaso, waterpass, pensil dan tentunya cangkul dan garpu.

1. Membuat garis lurus dengan menggunakan bola kasur

Tujuannya untuk membuat panduan agar dalam menggali pondasi alurnya lurus dan rapi. Caranya ambil paku dan pasang di dinding paling ujung rumah kita. Setelah itu kaitkan benang kasur tersebut lalu bentangkan dan tarik lurus ke arah yang diinginkan. Sebelum kita menancapkan patok, ukur terlebih dahulu jaraknya dari arah dinding  tempat menancapkan paku, kepada patok yang akan kita tancapkan, jaraknya sesuai rencana pelebaran rumah. Umpanya jika ingin membuat membuat tambahan renovasi rumah sejauh 3 m dari rumah paling belakang, maka pada meteran, tambahkan 3 m dari dinding rumah paling belakang. Jika sudah pas, tancapkan patok kaso dengan menggunakan palu dan kaitkan benang kasur pada patok tersebut. Ingat, jangan dahulu membuat kuncian benang, karena benang belum lurus. Maka pergunakan waterpass agar benang lurus (saya menggunakan waterpass yang berbentuk batang bukan selang, karena supaya lebih mudah mengingat saya melakukan semuanya sendirian). Jika sudah pas, tandai patok dengan menggunakan pencil, ikat benang kasur pada patok yang telah dibeti tanda. Selanjutnya patok diikat dengan samul kunci ikatan benang. Agar benar-benar lurus, diusahakan benang tersebut membentang dengan cukup kuat.

2. Setelah kita membuat desain arah untuk membuat pondasi

Saatnya melakukan penggalian. Seperti tadi yang saya katakan, untuk mempercepat penggalian dan hasilnya rapi saya sarankan untuk menggunakan garpu, mengapa? Karena bukan tanpa alasan. Dahulu saya telah melakukan kegiatan mencangkul berpuluh kali bersama kakek dengan cara menggunakan garpu, dan hasilnya selalu lebih cepat dan rapi jika dibandingkan dengan cangkul. Dan saat ini pun yang saya lakukan membuat pondasi dengan menggunakan garpu, Caranya: yaitu dengan menancapkan sedikit ke tanah, kemudian injak bagian atas penampang garpu dengan kaki. Gunakan berat badan kita untuk menekan garpu. Dengan begitu, kita tidak mengandalkan otot tapi kekuatan bersumber pada berat badan kita. Karena badan saya sedikit agak gemuk, jadi sangat gampang untuk melesakkan garpu kedalam tanah. Tak perlu ayunan seperti cangkul yang menguras tenaga. Kemudian setelah garpu memasuki permukaan tanah, tarik garpu kea rah belakang sehingga permukaan tanah tercungkil. Setelah itu, angkat garpu dan buang tanah ke tampat yang sesuai (pergunakan tanah galian untuk sesuatu yang bermanfaat misalnya untuk saeuran, taman dll). 

3. Perbandinga Cangkul VS Garpu

Saat saya menancapkan gapu pertama kali, saya pun dapat melihat ejekan para tukang yang kebetulan melewati saya. Karena kebetulan saat itu di perumahan lagi proses pembangunan, jadi para tukang berseliweran di tempat saya. Namun setelah saya melakukan beberapa kali cungkilan, para tukang tersebut tampak takjub dengan apa yang saya lakukan. Bayangkan dalam sekali cungkil saya bisa melebihi kekuatan 3 kali kekuatan cangkul. Kecepatannya pun melebihi 3 kali kecepatan cangkul berikut kerapihannya. Saya melakukan pencangkulan untuk pondasi rumah dengan galian 60 cm lebih dan lebar 30 cm hanya dengan waktu kurang 1 jam. Itu dilakukan oleh saya yang notabene bukan seorang tukang, tapi pekerja kantoran yang tentunya tidak mempunyai kekuatan tubuh yang fit, maklum sehari-hari bergumul dengan mouse dan keybor. Tapi saya dapat mengimbangi kekuatan para tukang setidaknya satu sampai 2 orang. Jika anda tidak percaya silahkan anda praktikkan sendiri mana yang lebih cepat menggali dengan menggunakan cangkul atau menggali menggunakan garpu.

Kini, alhamdulillah pondasi yang saya buat telah selesai dengan cepat sesuai dengan perencanaan. Saya bersyukur dahulu seringkali disuruh mencangkul oleh kakekku. Meskipun seringkali kakekku yang keras itu memarahiku jika salah dalam mempraktekkan bagaimana cara mencangkul di sawah. Namun kini, berkat Beliau saya bisa membuat pondasi rumah sendiri tanpa bantuan tukang yang tentunya harus dibayar dengan sejumlah uang yang tak sedikit bagi saya yang notabene seorang buruh kantoran. Tetapi saya bangga dapat melakukan sendirian, ada rasa bahagia ketika kerjaaan kita selesai. Tentunya Berkat beliau (kakekku), saya kini merasa terbantu, saya merasa beliau datang di saat saya mempunyai keiinginan tetapi tidak mempunyai biaya yang cukup. Ternyata Beliau datang menemaniku dengan ilmu yang telah diberikannya. Semoga jasa beliau menjadi pahala baginya, amin.


No comments:

Post a Comment