Cara Mencari Orderan Fotocopy

Halo bibisnis…

Mencari Orderan/mendapatkan Fotocopy-- Bagaimana usaha fotocopy anda hari ini, lancarkah? Sudah banyak orderan  kah?  Sebelumnya saya ucapkan selamat jika anda selalu mendapatkan orderan dan usaha anda mengalami kemajuan. Namun jika usaha fotocopy anda sepi, maka keadaan tersebut seharusnya anda melakukan evaluasi dan perbaikan untuk ke depannya supaya kendala dan penyebab sepinya usaha anda bisa teratasi.  Saya di sini bukan berarti ingin menggurui, tetapi hanya ingin sharing bagaimana cara mencari orderan fotocopy mudah-mudahan bermanfaat, jika dirasa tidak memberikan manfaat tidak ada salahnya jika kita sharing informasi dan pengalaman, atau jika dirasa menghamburkan waktu, anda bisa meng klose artikel ini. (baca: Strategi Membuka Usaha Fotocopy)
Cara Mencari Orderan Fotocopy



Berbicara tentang orderan berarti disini kita asumsikan anda adalalah usahawan fotocopy yang baru atau anda adalah usahawan fotocopy tetapi mengalami kendala dalam mencari orderan. Orderan fotocopy sangat bermanfaat karena selain menunjang usaha retail anda secara regular, nilai orderan biasanya sangat besar sehingga semakin banyak orderan, semakin cepat perkembangan usaha anda. Umumnya ada beberapa alasan mengapa usaha anda sepi orderan disebabkan sebagai berikut.
  1. Kurangnya promosi. Sebuah usaha pada saat ini mutlak harus melakukan promosi baik secara langsung ataupun tidak langsung. Yang lansung yaitu dengan mempromosikan dari mulut ke mulut. Anda bisa memulainya  dari kerabat terdekat. Selanjutnya lakukan juga promosi melalui media seperti media cetak ataupun elektronik seperti internet.
  2. Kurang ramah dalam melayani pelanggan. Jika perilaku anda dalam melayani pelanggan kurang ramah, bersiap-siaplah konsumen akan melirik usaha saingan anda. Fotocopy adalah usaha jasa, maka berikan yang terbaik salah satunya dengan melayani pelanggan dengan ramah. Prinsipnya pelanggan adalah raja, sebab jika pelanggan telah merasa nyaman mereka biasanya akan menjadi pelanggan setia anda.
  3. Harga yang ditawarkan terlalu tinggi. Sebaiknya anda selalu update harga, jangan-jangan harga yang adan berikan terlalu mahal. Anda bisa mengecek harga pesaing dengan berpura-pura menjadi konsumen. Harga yang terlalu tinggi jelas akan membuat usaha anda mengalami sepi order.
  4. Kualitas cetakan kurang sempurna. Gunakan tooner yang berkualitas, baik atau yang original. Hal yang utama lainnya adalah kualitas cetakan, di sini anda dituntut untuk bisa mengoperasikan mesin fotocopy dengan perawatannya. Dengan begitu kualitas cetakan akan tetap stabil.
  5. Kalah saingan  dan lain-lain. Kita bisa mencari tahu beberapa aspek yang menyebabkan orderan kita diambil oleh pesaing kita. Rajin-rajinlah mengevaluasi perusahaan barangkali ada hal lain selain di atas yang menyebabkan saingan bisnis fotocopy kita mengalami penuruna omset.

Jika anda memperbaikinya, selanjutnya hal yang harus anda lakukan adalah dengan cara “menjemput bola” yakni coba anda lakukan langkah-langkah sebagai berikut.

Cara Mencari Orderan Fotocopy agar Usaha anda Untung

 

 1.    Cari Relasi Sebanyaknya

Orderan fotocopy erat kaitannya dengan relasi. Artinya setiap hari anda harus pandai mencari relasi atau kenalan. Usahakan anda menjadi teman yang baik dengan siapapun. Jika anda mempunyai waktu luang tidak ada salahnya bermain atau berkunjung ke dinas-dinas terkait seperti sekolah, universitas, kantor swasta. Lalu lakukan pendekatan, dan tawarkan  memang faktanya sangat sulit, tetapi jika anda berhasil maka orderan pasti anda dapatkan. Perlu diketahui bahwa dalam suatu instansi biasanya terdapat orang yang menjadi kunci (orang yang biasa dipercaya untuk mengorder) di bidang dokumen. Maka anda bisa lakukan pendekatan seperti bidang administrasi, guru, dosen, dan lain-lain.

2.    Cari Marketing Freelance

Jika anda tidak bisa melakukan langkah yang pertama, anda bisa menggunakan cara ini yaitu dengan mencari marketing freelance yang mumpuni.  Namun tidaklah sembarang mencari marketing, tetapi marketing yang terbiasa menangani masalah orderan atau penjualan yang berhubungan dengan cetak dokumen. Anda meminta marketing untuk kerja sambilan, (di sisi lain mereka tetap menjalankan dari perusahaannya). Dalam praktikknya, si marketing menyempatkan diri untuk menawarkan selain dari produk utama mereka. Keuntungan dari system ini adalah anda akan tetap bisa focus pada usaha focopy regular anda, namun kelemahannya tidak bisa di push untuk bisa menghasilakan, sebab marketing freelance hanya sambilan, karena kerjaan mereka adalah menjual atau memasarkan produk utama mereka. Beberapa marketing yang bisa direkomendasikan misalnya marketing buku, percetakan, administrasi sekolah, guru dan sebagainya.

3.    Ikutan Tender

Cara lainnya yaitu dengan ikutan tender. Lho emangnya fotocopy ditenderkan? Tunggu dulu, tender itu banyak macamnya (baca: Jenis-jenis lelang tender perusahaan). Anda bisa mencari lelang yang tidak terlalu besar yaitu lelang penunjukkan langsung. Artinya dinas terkait akan menunjuk secara langsung perusahaan anda untuk menjadi mitra dalam mencetak fotocopy dokumen. Sebaiknya anda meminta kontrak, misalnya satu tahun—jika anda memangkan tender. Namun jangan lupa untuk melengkapi dokumen administrasinya, sebab semua rekanan pemerintah wajib membayar pajak.
(baca: Pentingnya Legalitas Perusahaan untuk membayar pajak )

4.    Lakukan  Email Marketing

Sambil mengerjakan bisnis fotocopy anda secara regular, lakukan pula marketing dengan menggunakan email. Caranya anda cari semua lembaga dan perorangan yang sekitanya berpotensi untuk menjalin kerjasama di internet. Usahakan yang ada di lingkungan kota anda terlebih dahulu. Kita bisa membuat daftar link relasi, selanjutnya kirimlah surat penawaran yang lengkap dengan proposal dan company profil perusahaan anda. Selain mencari order secara tidak langsung anda juga berarti mempromosikan perusahaan anda.
(baca juga: Promosi dengan Bisnis Perusahaan secara Online  )

Itulah kawan cara mendapatkan order fotocopy yang bisa saya share, mudah-mudahan bisa menunjang usaha anda. Sekali lagi ini hanya pengalaman saya, barangkali ada ide dari rekan pembaca bisa share juga dengan memberi masukan di kolom komentar.

No comments:

Post a Comment