Strategi Membuka Usaha fotocopy

Strategi Cara Membuka Usaha fotocopy-- Banyak cerita orang yang sukses dengan membuka usaha fotocopy. Bisnis fotocopy termasuk salah satu usahan yang pasarnya sangat jelas menguntungkan bahkan beberapa orang bisa sukses dengan tanpa modal yang besar. 

Apa bisa hanya dengan modal kecil? Sangat bisa, yang penting kita mengetahui strateginya, maka usaha rental fotocopy anda akan laris manis. Namun, jika kita salah strategi maka banyak pula kita mendapati beberapa counter fotocopy tiba-tiba menghilang entah kemana. 

Usut punya usut ternyata pemiliknya kembali ke kampung halaman dengan membawa tangan hampa alias gulung tikar, beberapa peralatan tempurnya pun dilelang hingga habis sudah. 

Strategi Cara Membuka Usaha fotocopy
Mesin Fotocopy

Nah jika kita berbicara bisnis, maka apapun yang akan kita kerjakan tidak lepas dari suatu perhitungan yang matang. Strategi dalam berbisnis harus dipikirkan dengan saksama, sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, resiko yang kita tanggung tidak terlalu besar. 


Kerugian modal yang sangat besar biasanya membuat kita shok dan mungkin menjadi trauma untuk melakukan bisnis kembali. Maka buatlah strategi bisnis agar anda menjadi orang-orang yang tangguh, tahan banting, tahan dari berbagai kemelut bisnis. 

Jika kita bersabar dan terus berikhtiar maka Tuhan pasti akan memberi jalan. Oke sobat terlalu lama bercuap, berikut strategi yang harus dilakukan jika kita akan membuka jasa fotocopy.

Strategi Awal Membuka Bisnis Fotocopy yang benar bagi pengusaha pemula

Persiapan Awal

1. Anlisa untung rugi

Sebelum meyakinkan diri untuk membuka bisnis fotocopy alangkah baiknya kita analisa terlebih dahulu secara umum, apakah bisnis ini menguntungkan atau justru merugikan?

Jangan-jangan apa yang akan kita kerjakan hanyalah buang-buang waktu dan energy. Pastikan apakah benar usaha ini termasuk bisa memberikan untung dengan analisa yang  sederhana saja. Untuk mengetahui sejauh mana untung ruginya marilah kita buat simulasi awal sebagai berikut.
  • Harga kertas HVS 70 gram standar Rp 26.000 per rim (500 lbr)
  • Harga Cetak Untuk forocopy sekirat Rp50 rupiah perlembar
  • Berarti harga 1 lembar kertas adalah 25.000 dibagi 500 = 50 
  • Jadi harga awal forocopy 1 lembar kertas adalah Rp100 dengan asumsi harga kertas 1 lembar ditambah biaya cetak,  total Rp 100
  • Asumsi penjualan 1 lembar adalah Rp350, berarti margin adalah 250
  • Berarti dalam 1 rim bisa menghasilkan margin sebesar  250 x 500 sama dengan Rp 125.000 x 30 hari sama dengan Rp 3.750.000 perbulan
  • Itu untuk satu rim, bagaimana kalau 5 rim? Bagaimana jika ditambah hasil dari jasa jilid? jual ATK, order skripsi dll. Tentunya akan sangat menguntungkan bukan?
Oke, jika sudah demikian berarti dari  bisnis ini sangat menguntungkan. Maka apakah kita akan berhasil dalam bisnis ini? Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Tergantung dari usaha kita.

Oke sekang saatnya membuka usaha fotocopy. Tunggu dulu masih banyak analisa yang harus kita kerjakan sebelum anda yakin bahwa bisnis ini benar-benar menguntungkan. Senjutnnya kita harus melakukan berbagai survey.

2.    Perhatikan lingkungan yang cocok untuk Usaha Fotocopy Kita

Bisnis fotocopy benar-benar ditunjang oleh aspek lingkungan. Carilah lingkungan yang benar-benar strategis seperti dekat dengan sarana umum. Sekolah, universitas, rumah sakit, dan perkantoran adalah tempat yang ideal untuk membuka usaha ini. 

Ingat, tidak hanya dekat dengan sarana tersebut, jika anda ingin benar-benar berhasil, cobalah nego dengan kepala instansi untuk bisa mengelola bisnis fotocopy anda di dalam lingkungannya sendiri, bukan di pinggir jalan, agar anda bisa menjadi pemain tunggal. 

Mengeluarkan biaya untuk sewa di dalam instansi tak menjadi masalah karena hal tersebut akan dibayar dengan banyaknya order. Mengapa demikian? Saat ini beberapa instansi terutama sekolahan sering melarang siswanya keluar dari area sekolahan.

3. Mencari Ditributor Mesin Fotocopy dan Distributor Kertas

Mau membuka usaha fotocopy, tapi ada mesin fotocopy itu hal yang mustahil. Kita harus mengetahui benar-benar mesin apa yang biasa dipergunakan oleh jasa copy center. Hal yang harus diperhatikan terutama dari segi kualitas cetak, daya tahan, dan tentu saja harga.

Dipasaran sebenarnya pemain dari mesin fotocopy hanya ada beberapa perusahaan produsen fotocopy yang terkenal bandel dan awet. Namun, kenyataan di lapangan masalah kualitas, daya tahan, dan harga sangat sulit untuk ditentukan.

Mengapa? Sebab kebutuhan untuk membuka mesin fotocopy tidak hanya mesin saja. Banyak peralatan lainnya yang mesti kita beli sehingga kita harus pandai menyiasatinya. Setidaknya skala prioritaslah yang didahulukan.

Jika kita sudah ada gambaran ada baiknya buatlah dalam bentuk table untuk memastikan keunggulan dari masing-masing spesifikasi mesin fotocopy tersebut.

Estimasi Harga Mesin Fotocopy

Nama Mesin
Estimasi Harga
Kelebihan
Kekurangan
Canon
..................
.................. ..................
Fuji Xerok 
..................
.................. ..................
Conica Minolta
.................. .................. ..................

Silahkan anda lihat di pasaran dan isilah harga besarta kelebihan dan kekurangannya.

Selain mesin fotocopy, hal yang harus kita survey adalah harga kertas. Kertas yang sering digunakan untuk bahan fotocopy adalah jenis HVS ukuran A4 70 gram ke atas. Jangan menggunakan gramasi kurang dari itu, sebab akan menyebabkan mesin fotocopy cepat rusak.

Di pasaran ada dua kenis kertas yang diperjualbelikan, yakni kertas HVS box an dan kertas HVS Plano-an dengan ukuran A4. Kertas HVS Box-an adalah kertas hvs yang sudah dipotong dari pabrikannya. Ada banyak jenis beredar jenis kertas HVS ini dari mulai yang murah sampai yang kualitas premium.

Sementara kertas plano adalah kertas yang masih berukuran plano belum dipotong. Di pasaran ada beberapa jenis ukuran plano seperti 65 x 90 cm, 79 x 112 cm dan lain-lain. Untuk mendapatkan ukuran A4, maka kertas ini harus dipotong terlebih dahulu.

Cek dengan perbandingan harga di pasaran apakah yang ukuran plano lebih murah atau justru lebih mahal. Untuk kertas HVS yang box-an tentunya memiliki kualitas yang sangat bagus, karen memang sudah standar pabrikan.

Sementara ukuran plano, untuk mendapatkan kualitas yang bagus tentu kita harus bisa membedakannya sendiri, tetapi jika kita jeli dan sudah terbiasa, kertas plano umumnya memiliki harga yang lebih murah. Jadi pelajarilah jenis-jenis kertas dipasaran agar kita bisa mendapatkan margin tambahan dari bahan kertas tanpa harus mengurangi kualitas dari kertas itu sendiri.


4.   Solusi Untung: Pertimbangakn mesin fotocopy dengan sistem sewa

Jika ada kesempatan pertimbangkan untuk menyewa mesin fotocopy, Kenapa? Mesin fotocopy sangat mahal, tak ada salahnya dana anda digunakan untuk operasional. 

Saat ini banyak distributor fotocopy yang menawarkan sharing profit (bagi hasil) dengan menyimpan alat fotocopy di outlet-outlet instansi, hasil dari pencetakan nanti dibagi dua. 

Kemudian pilihlah merk fotocopy yang benar-benar terbukti handal. Anda bisa mencari informasinya melalui internet atau berkonsultasi dengan distributor.  

Pilihlah distributor fotocopy yang menawarkan kerjasama paket seperti telah dilengkapi dengan alat-alat pendukung mesin pemotong kertas, alat jilid dan lain-lain.

Pelajari Teknis usaha fotocopy anda

Mesin fotocopy memerlukan pengetahuan teknis. Anda bisa membayangkan bagaimana jika sesuatu terjadi dengan mesin fotocopy anda misalnya macet, kualitas cetakan jelek, atau bahkan terjadi kerusakan pada bagian tertentu. Jika anda selalu mengandalkan teknisi, tentu akan menyita waktu dan dana. Jadi sering-seringlah berdiskusi dan bereksplorasi, karena seiring dengan berkembangnya usaha anda, diharuskan pula untuk mengerti akan kondisi mesin fotocopy tersebut. 

Membuka usaha fotocopy, merupakan jenis usaha yang komplit yaitu jenis jasa dan menjual produk. Maka banyak hal teknis harus dipelajari agar hasilnya bisa memuaskan konsumen. Inti tentu sangat penting sebab kurangnya penguasaan akan teknis sering kali menyebabkan usaha fotocopy kita mengalami sepi order yang bisa saja menyebebkan kebangkrutan.
Pelajari teknis berikut agar hasilnya bisa maksimal

1. Kualitas Cetakan

Apakah kualitas cetakan adalah hasil dari sebuah mesin fotocopy? Jawabannya ya, tetapi bisa saja tidak. Untuk mesin fotocopy yang masih baru mungkin saja kualitas cetakannya akan sangat bagus. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, tentu saja kualitas tersebut akan terus menurun seiring dengan masa pakai, pengaruh tinta, dan pengaruh teknisi itu sendiri.

Maka, untuk menjaga kualitas dari mesin cetak harga satu-satunya cara adalah pelajari cara kerja dan perbaikan dari mesin fotocopy tersebut. Jika kita membeli mesin cetak yang baru, jangan disia-siakan masa garansi anda dengan sering bertanya kepada teknisi mesin, minimal dasar-dasarnya saja. Beberapa hal yang harus bisa dikuasai misalnya

  • Bagaimana jika kualitas cetakan tidak rapi
  • Bagaimana cara mengisi tinta
  • Bagaimana solusi jika kertas macet
  • Bagaimana cara mengganti dan perawatan drum
  • Bagaimana jika ada blinking pada petunjuk mesin
  • Bagaiman cara perawatan mengenai kelistrikan, kebesihan agar mesin tetap awet.

Dengan menguasai teknik dasar tersebut, sedikitnya akan menjaga mesin fotocopy anda tetap awet, dan kalaupun harus diservis tentunya jauh lebih murah jika kita sendiri bisa memperbaikinya.

Selain itu ada peralatan lainnya yang harus anda punyai dan kuasai yakni

  • Mesin Jilid Kawat
  • Mesin Jilid Ring
  • Mesin Jilid Softcover
  • Mesin Potong kertas


2. Kualitas Jilid

Salah satu keuntungan yang memberikan sumbangan terbesar dari usaha fotocopy adalah jasa penjilidan. Maka teknis penjilidan harus benar-benar kita kuasai, teknisnya yaitu bagaimana bisa menghasilkan penjilidan dengan rapi, kuat, dan cepat. Caranya yaitu dengan terus belajar secara praktik.

Pelajarilah beberapa jenis jilid seperti jilid lakban, jilid spiral, jilid ring, jilid soft cover dan jilid hard cover. Belajar secar teknis memang sangat kurang bagus dengan kata-kata, untuk itu direkomendasikan untuk menontong video berbagai tutorial untuk teknis penjilidan seperti di youtube dan website video lainnya.

Catatan, perhatikan jenis lem dalam proses penjilidan dengan benar supaya hasilnya maksimal. Jenis penjilidan lakban perekatnya menggunakan lakban. Jenis penjilidan ring dan spiral hanya menggunakan spiral dan ring.

Untuk menjilid coft cover harus menggunakan jenis lem padat atau hotmelt atau lem binding. Jika anda kurang faham, bisa dilihat jenis lem di punggung buku (jangan menggunakan lem dari jenis waterbase karena tidak akan kuat).

Sementara untuk jenis jilid hard cover pergunakan kombinasi jenis lem yaitu menggunakan lem hotmelt untuk bagian punggungnnya, sementara untuk menempelkan antara buku dan covernya menggunakan lem waterbase yang banyak di toko-toko ATK.

3. Memotong kertas

Memotong kertas termasuk dalam bidang finishing yang sangat menentukan. Memotong kertas berguna untuk merapikan hasil jilidan agar terlihat rapid an terlihat elegan.

Memotong kertas sekilas memang tampak mudah, tetapi memotong kertas sebenarnya ada tekniknya terutama ketika anda memotong sebuah buku.

Caranya yaitu tempatkan bagian punggung buku ke arah mata pemotong, jangan sekali-kali memotong buku  dengan posisi punggung buku bagian luar karena akan menyebabkan tidak rapi pada punggung buku tersebut.

Lengkapi Fotocopy dengan Alat Tulis Kantor

Rasanya, membuka usaha fotocopy hanya mengandalkan pencetakan dokumen saja tidaklah cukup. Anda harus melengkapi outlet anda dengan berbagai keperluan Alat Tulis Kantor. 

Mengapa? Alat tulis kantor, selain memang sering dibutuhkan, juga menjadi daya tarik terhadap konsumen. Misalnya saat ada orang yang ingin memfotocopy dokumen, sambil menunggu ia pun pasti melihat alat-alat kantor lainnya, bisa saja mereka membeli, lumayan kan. 

Jangan lupa untuk selalu menyediakan daftar harga atau katalog sekalian dengan brosur, Lho kan tinggal tanya? Begini, rejeki bisa datang kapan saja tanpa diduga, misalnya suatu saat ada orang yang ingin memfoto copy dan ternyata ia adalah kepala dinas, dan ia memberikan order besar, lengkap dengan ATK nya ini tentu kesempatan anda.

Beberapa alat tulis kantor yang sering tersedia misalnya buku, pulpen, map, lem, penghapus, buku pramuka, spidol, type-x, gunting, dan sebagainya. Intinya, anda sediakan alat promosi walaupun hanya sekedar pajangan, karena wilayah fotocopy merupakan wilayah umum yang bisa saja mendatangkan rejeki. 

Usahakan selalu mencari orderan selain Fotocopy

Selain usaha yang anda kerjakan, perlu pula meningkatkan pendapatan anda dengan mencari order dalam jumlah paket misalnya membuat paket buku sederhana tahunan, buku angkatan dan lain-lain. 

Lokasi anda yang ada didalam dinas sangat disayangkan kalau tidak digunkan untuk oerderan lainnya, tetapi masih sejenis yaitu pencetakan. Anda bisa bekerja sama dengan percetakan offset untuk mencetak ribuan dokumen. 

Untuk itu pelajari pula sistem pencetakan dengan menggunakan mesin cetak. Orderan jenis ini biasanya menghasilkan margin yang cukup besar.


Branding dan Promosi


Hal yang terakhir adalah selalu membranding perusahaan anda dengan promosi di berbagai media agar perusahaan anda menjangkau wilayah yang lebih jauh. Dengan promosi yang terus menerus, bisa jadi usaha anda kelak akan menjadi perusahaan percetakan besar lengkap dengan penerbitannya. sehingga jangkauannya menjadi nasional.

Oke sobat, itulah Strategi membuka Usaha fotocopy mudah-mudah banyak memberi masukan dan inspirasi bagi usaha anda. Jika ada pertanyaan anda bisa menanyakan langsung dengan menulis komentar. Selamat berkarya…

2 comments: