Dari Karya, Menjadi Investasi Royalti

Dari Karya, Menjadi Investasi Royalti-- Berinvestasi tidak hanya dengan uang, saham, tanah, ataupun emas. Ada berbagai macam cara untuk bisa mendapatkannya bahkan dengan tidak mengeluarkan biaya. Salah satu jenis investasi ini adalah berupa karya cipta. Investasi jenis ini menuntut anda untuk kreatif karena anda harus menciptakan sesuatu yang yang dibutuhkan orang. Karya tersebut kemudian diroyaltikan, sehingga orang lain yang ingin menikmati hasil dari ciptaan anda harus membayar kepada anda. Baiklah Sobat berikut ini merupakan beberapa karya cipta yang menjadikan investasi dari pembayaran royalty.

1.    Musik

Jika anda menyukai musik atau pandai memainkan alat musik. Maka anda bisa memulainya dengan membuat sebuah karya master peace anda. Karya cipta dari bidang musik misalnya berupa aransement musik ataupun berupa lagu. Aransement musik adalah komposisi musik yang terdiri dari beberapa alat musik sehingga menjadikan harmonisasi yang indah dan enak didengar. Beberapa orang yang terkenal karena aransement musik misalnya Kitaro, Yanni, Tohpati, Dewa Bujana dan lain-lain. Sementara lagu umumnya terdiri dari aransemen musik itu sendiri yang ditambah dengan vokal. Lagu biasa diciptakan oleh musisi atau Group band.
Musisi yang menciptakan lagu dan aransement musik biasanya membuat rekaman dan disimpan dalam bentuk piringan hitam, kaset, atau file MP3. Oleh produser karya dari musisi tersebut diedarkan sehingga ia mempunyai royalti dari penjualan karya tersebut. Penjualan royalti  dari musisi ini menjadikan mereka kaya raya.

2.    Buku

Seseorang yang bobi menulis, ada baiknya memikirkan untuk membuat sebuah karya yang sangat dahsyat. Penulis buku fenomenal biasanya lahir dari tulisan yang kadang diremehkan oleh orang, tetapi setelah dijual ternyata menjadikan ia terkenal dan kaya raya. Salah satu penulis yang terkenal dan kaya dari buku adalah J. K. Rowling yang menulis buku Harry Potter. Bahkan ia termasuk orang yang berpenghasilan tinggi dari royalti menulisnya.
Jika anda adalah seorang penulis, maka ada baiknya membuat karya cipta buku. Karena selain menjadikan kita kaya informasi, buku akan menjadikan anda cinta ilmu pengetahuan. Anda bisa memilih produk pilihan misalnya fiksi atau non fiksi. Karya fiksi adalah hasil dari imajinasi, biasanya karya tersebut berupa novel, cerpen, dan puisi. Sementara karya non fiksi adalah karya yang bukan hasil dari imajinasi, tetapi riil berdasarkan keilmuan, misalnya sebuah buku ekonomi yang berjudul “Menjadi Kaya dengan Royalti” di dalamnya terdapat teknik dan referensi keilmuan yang harus disertakan dalam kepenulisannya.

3.    Film

Anda pasti pernah menonton film baik di bioskop ataupun di VCD. Film diperankan dan dibuat dengan proses syuting, dimana ada beberapa elemen seperti naskah, aktor, sutradara dan lain-lain. Proses pembuatan sebuah film biasanya memakan waktu yang lama dengan biaya yang tinggi. Naskah film terbuat dari cerita buku yang diadaptasi menjadi naskah film, sehingga para penulis buku pun biasanya terlibat dalam pembuatan film.

Film yang kita lihat adalah produk karya cipta yang tentunya diperjual belikan. Saat kita menonton dan membeli tiket itu adalah salah satu contoh kita menikmati hasil harya mereka, dan kita pasti dipungut biaya.

Hasil penjualan dari film tersebut membuat para aktor menjadi sangat kaya dan terkenal (selebriti). Salah satu produksi yang sangat terkenal dan mahal adalah produksi yang dibuat di Hollywood, mahalnya biaya produksi akan terbayar dengan penjualan yang fantastis. Beberapa film yang menyandang box office biasanya mereka yang penjualannya bisa bermiliar dolar.

Itulah sobat beberapa investasi dari karya cipta yang bisa kita buat dan dijadikan referensi. Jika anda memiliki hobi dan kepandaian dalam 3 hal tersebut, sebaiknya secepatnya membuat karya andalah anda. Anda bisa mencobanya dengan mengajukan karya buku anda ke penerbit atau musik yang diupload di youtube. Banyak lho cerita yang menjadi kaya raya dari youtube.

No comments:

Post a Comment