Cara Meneruskan Bisnis Orang Tua yang Meninggal

Tulisan ini terinspirasi setelah orang tua tetangga sebelah meninggal dunia. Musibah seringkali datang dengan tidak disangka-sangka. Kadangkala orang yang kita sayangi tiba-tiba meninggalkan kita untuk selamanya. Belum habis masa berduka, kadang kita dibuat kaget karena sebagai anak tertua tentu menjadi tumpuan di keluarga termasuk dalam hal perekonomian. Bisnis orang tua otomatis menjadi beban yang harus tetap dijalankan guna menghidupi keluarga terutama adik-adik yang masih sekolah. 

Bingung, itulah mungkin hal pertama saat kita dihadapkan dalam situasi tersebut, bagaimana cara menjalankan atau meneruskan bisnis orang tua kita yang sudah ada, padahal kuliah saja baru kelar, tapi diharuskan meneruskan bisnis agar kehidupan tetap aman dengan kesungguhan yang luar biasa apalagi kalau orang tua kita sebelumnya seorang bisnismen yang mempunyai perusahaan besar dengan karyawan jumlah karyawan yang banyak. 

Memang, dalam kurun waktu sesingkat itu kita tidak akan bisa langsung meneruskan secara sempurna, setidaknya Cara Meneruskan Bisnis Orang Tua yang Meninggal bisa memberikan petunjuk agar kita tidak terlalu shok dalam meneruskan bisnis orang tua kita sendiri.

1. Tenangkan Pikiran

Langkah pertama, anggaplah bahwa cobaan pasti selalu ada jawabannya dan anda adalah orang tepat yang diberi amanah. Yang penting, saat ini anda minta restulah pada ibumu atau yang dituakan dalam keluarga supaya mendapat kemudahan dan kelancaran. Tak lupa, saling dukung dengan adik-adik anda supaya mempunyai energi dalam menjalankan bisnis baru tersebut.

Menenangkan pikiran akan membuat jalan yang ada di depan mata terbuka. Apakah ada sikut menyikut di antara karyawan, bagaimana hubungan dengan lingkungan sekitar. Lakukan pendekatan apakah dengan cara dari hati ke hati atau dengan cara lain. Umumnya ada mereka khawatir, jika pengusahanya “tiada” maka tidak ada kejelasan akan status mereka, maka tugas anda adalah meyakinkah bahwa perusahaan anda baik-baik saja dan itu butuh dukungan dari segenap karyawan.

2. Pelajari SOP yang telah ada

Setelah suasan lingkungan perusahaan anda kondusif, maka langkah selanjutnya adalah pelajari SOP (Standar Operasional Prosedur). Dengan begitu anda akan mengetahui tugas masing-masing divisi perusahaan sesuai dengan ketentuan yang telah diberlakukan sebelumnya, sehingga karyawan tidak stress karena kebijakan yang baru. Jalankan SOP sambil senantiasa mengevaluasi kinerja karyawan guna meningkatkan produktifitas perusahaan. SOP intinya adalah jalur atau rel untuk karyawan. Karyawan pintar tidak mengacak-acak sistem yang biasa pun mendapat panduan dari sistem yang kita buat. Catatan atas karyawan tentu anda punya standar sendiri yang terpisah dari SOP. 

3. Lakukan Rapat Koordinasi

Setelah menguasai SOP pada masing-masing divisi, maka lakukanlah penyesuaian dengan divisi melalui rapat-rapat. Tujuan utamanya adalah untuk mengompakkan tim perusahaan. Mencari solusi dari divisi yang kurang supaya mempunyai semangat secara kolektif untuk mengembangkan perusahaan secara bersama-sama tanpa rasa curiga.

4. Jalin Ulang Link Perusahaan

Sebuah perusahaan pastinya mempunyai banyak relasi, apakah itu perorangan, antar perusahaan atau relasi dengan instansi dan ini menjadi penting karena akan menentukan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keuntungan perusahaan seperti pembelian bahan, rekanan, penjualan ataupun tender-tender dengan instansi pemerintah. Anda bisa menanyakan kepada sekretaris atau admin beberapa pihak yang telah bekerjasama dengan perusahaan untuk selanjutnya  hubungi dan relink-lah agar secara emosi dan visi relasi-relasi tersebut tetap merasa nyaman untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan anda.

5. Hubungi Konsultan Perusahaan

Jika anda merasa ada hal yang sulit untuk dipecahkan, maka sebaiknya hubungi pihak yang kompeten di bidang pengaturan  perusahaan dengan menghubungi konsultan yang terpercaya dan sudah berpengalaman. Jika perusahaan anda punya konsultan sebelumnya anda dapat memprioritaskan konsultan orang tua anda, karena bagaimanapun rahasia perusahaan harus tetap dijaga.

5. Buat Solusi

Jika semua hal telah anda lakukan dengan sebaik-baiknya, maka anda dengan sendirinya akan dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari perusahaan baru anda, dengan begitu anda dapat menentukan solusi dengan mengambil kebijakan sebijak mungkin. Bagaimanapun anda sekarang adalah pemimpin perusahaan, maka sebagaimana seorang pemimpin harus menerapkan prinsip adil kepada seluruh karyawan anda.

Demikian cara meneruskan bisnis orang tua yang meninggal. Semoga perusahaan anda tetap lancar sesuai dengan keinginan dan amanat orang tua yaitu dengan bangga menyaksikan kesuksesan anda…

No comments:

Post a Comment