Cara Jualan Jagung Bakar

Cara Jualan Jagung Bakar-- Jagung bakar termasuk makanan yang sering dijadikan camilan. Umumnya pedagang Jagung bakar banyak kita jumpai di kawasan wisata. Di Jawa Barat banyak pegadang jagung bakar di kawasan seperti Puncak, Lembang, Kamojang, Ciwidey dan lain-lain. Bagi anda yang ingin memulai berbisnis makanan, jagung bakar bisa menjadi pilihan. Mengapa? Jualan jagung bakar tidak terlalu membutuhkan modal yang besar dan tempat yang memadai, anda cukup punya keinginan, maka bisnis ini bisa anda mulai. 
Cara Jualan Jagung Bakar
Kawasan Ciwidey yang dingin sangat cocok untuk jualan jagung bakar
 
Oke sobat, bagaimana cara berjualan jagung bakar? Inilah tips yang mesti agan ketahuai.

1.    Kenali Pangsa Pasar

Pangsa pasar identik dengan pembeli dan situasi lingkungan yang mendukung bisnis kita. Lingkungan yang cocok untuk berjualan jagung bakar adalah lingkungan yang memiliki iklim dingin. Hal ini disebabkan jagung bakar sangat enak jika dimakan panas atau hangat. Jika anda di kawasan yang tidak terlalu dingin jagung bakar juga tetap bisa dijual dengan mengambil waktu malam --Ini hanya perhitungan saja (mau siang atau malam juga sebenarnya tak masalah)

Dari segi pembeli, umumnya orang Indonesia menyukai jangung bakar, tetapi yang paling memungkinkan untuk membeli jangung bakar adalah para kaum remaja yang sedang bersantai. Hal ini bisa didukung dengan berjualan menu pendukung lainnya seperti ketan bakar, dan susu murni.

2.    Ketahui Bahan

Bahan utama jagung bakar adalah jagung. Tapi yang saya maksud di sini adalah kita harus pandai memilih jagung yang berkualitas agar pembeli merasa puas. Tentu tidak hanya jagung yang berkualitas yang kita cari, tetapi berkualitas dan murah. Untuk mendapatkan kategori seperti itu, maka anda harus mendapatkan bahan dari petani jagung secara langsung. Kawasan penanam jagung yang terkenal di Jawa Barat misalnya Lembang, Subang, Garut, dan lain-lain. Tapi jika anda terlalu jauh dengan petani jagung anda bisa juga membelinya di pasar tradisional.

3.    Peralatan

Peralatan dan keperluan yang diperlukan dipersiapkan antara lain alat panggang, kipas angin (bisa juga kipas manual  yang sering digunakan tukang sate), tusuk jagung (umumnya lebih besar dari tusuk sate) gerobak, arang, kuas, piring, gelas. Jangan lupa membawa terpal, ini digunakan sebagai tempat pembeli untuk menikmati sajian jagung bakar. Kalau ada persiapkan pula patok dari bamboo 4 buah, ini berguna jika agan ingin membuat konsep tenda. Jika agan punya kedai sendiri, itu lebih mantap.

4.    Bumbu

Selain peralatan, terdapat bumbu yang harus anda persiapkan umumnya berupa mentega, saus, cabe, keju, dan penambah rasa lainnya tergantung keinginan penjual.

5.    Proses pembakaran

Pertama-tama, panaskan arang dengan cara dibakar telebih dulu. Kemudian pindahkan arang yang telah menjadi bara ke dalam pemanggangan. Jangan lupa dikipas terus agar baranya tidak padam. Sementara itu siapkan jagung bakar yang telah dikupas.  Tusuk dengan tusukan dan letakkan di atas pembakaran. Guling-guling agar panasnya merata. Saat pemanggangan seperempat persen, lumuri dengan mentega, gunakan kuas yang telah disedikan. Bakar lagi jagung dengan diguling-guling, setelah pembakaran mencapai 90 persen olesi dengan rasa yang diinginkan pembeli, misalnya jika pembeli menginginkan rasa pedas olesi dengan saus. Setelah pembakaran sempurna simpan di piring dan hidangkan.

Itulah proses cara pembuatan jagung bakar untuk jualan. Semoga artikel ini bermanfaat. Mohon maaf bila ada kekuarangan. Jika ada tambahan bisa tambahan di komentar untuk koreksi selanjutnya. (Jangan Lupa Baca Juga: Meneliti Bisnis Camilan: Pertarungan Aneka Rasa dalam Gaya Hidup)

No comments:

Post a Comment